Dampak Pencemaran Nitrogen Oksida (Nox) Terhadap Kesehatan
Toksisitas
Sifat racun (toksisitas) gas Nitrogen Dioksida (NO2) empat kali lebih besar lengan berkuasa daripada toksititas gas NO. Organ badan yang paling peka terhadap pencemaran gas NO2 ialah paru-paru. Paru-paru yang terkotori oleh gas No2 akan membengkak sehingga penderita sulit bernafas yang sanggup menimbulkan kematian.
Dampak-dampak gas Nitrogen
Udara yang mengandung NO dalam batas normal relatif kondusif dan tidak berbahaya, kecuali jikalau gas NO berada dalam konsentrasi tinggi. Konsentrasi gas Nitrogen Monoksida (NO) yang tinggi sanggup menimbulkan gangguan pada sistem syaraf yang menimbulkan kejang-kejang. Bila keracunan ini terus berlanjut akan menimbulkan kelumpuhan. Gas Nitrogen Monoksida (NO) akan menjadi lebih berbahaya apabila gas itu teroksidasi oleh oksigen sehingga menjadi gas NO2.
Udara yang telah tercemar oleh gas Nitrogen Oksida tidak hanya berbahaya bagi insan dan binatang saja, tetapi juga berbahaya bagi kehidupan tanaman. Pengaruh gas Nitrogen Dioksida (NO2) pada flora antara lain ialah timbulnya bintik-bintik pada permukaan daun. Pada konsentrasi yang lebih tinggi gas tersebut sanggup menimbulkan nekrosia atau kerusakan pada jaringan daun. Dalam keadaan menyerupai ini daun tidak sanggup berfungsi tepat sebagai daerah terbentuknya karbohidrat melalui proses fotosintesis. Akibatnya flora tidak sanggup berproduksi menyerupai yang diharapkan. Konsentrasi gas Nitrogen Monoksida (NO) sebanyak 10ppm sudah sanggup menurunkan kemampuan fotosintesis daun hingga sekitar 60% hingga 70%.
Related
Selain beberapa pengaruh diatas masih ada beberapa pengaruh lain menyerupai menimbulkan mutasi genetik sehingga merusak janin yang sedang berkembang, penurunan kesuburan pada wanita, pingsan, kerusakan pada kulit dan gigi, batuk, kelelahan, mual, dan penurunan fungsi paru-paru.